Bismillah….
Assalamu’alaikum Wr. Wb Teman-Teman🙋😄😄
Alhamdullilah briefing PKMF 2019 sudah dilaksanakan
setelah itu, terbitlah PKMF 1 yang dilaksanakan hari Rabu, 27 Maret 2019, pukul
16.00 di Gedung Dewi Sartika lantai 10 di ruang 10.05. Pembukaan acara
dibawakan oleh MC yaitu Hanif dari Matematika 2017, kemudian pembacaan tata
tertib dan ada materi mengenai “Urgensi Kaderisasi” yang dibawakan oleh kak Al
Bais Basyari Bais dari Pendidikan Agama Islam 2015 yang dimoderatori oleh
Alfian Putra dari Kimia 2017.
Dari materi tersebut saya lebih memahami
arti dari kaderisasi, kaderisasi itu bukanlah menciptakan kader yang dapat
menjalankan semua program, tapi lebih dari itu. Saya selalu teringat dengan
perkataan Kepala Departemen Kaderisasi saya bahwa kaderisasi itu ibarat
jantungnya sebuah organisasi, tanpa ada kader suatu organisasi akan sulit untuk
berjalan dengan dinamis. Ada perumpamaan tentang kaderisasi yaitu “Kaderisasi
layaknya bibit tanaman yang sedang dipupuk, diperhatikan dan dijaga dari
penggangu-pengganggu sehingga menghasilkan buah yang baik kemudian buah itu
dipetik dan bijinya ditanam kembali untuk menghasilkan buah-buah yang
baik.” Kaderisasi juga terdapat 4 Tugas
Pokok dan Fungsi yaitu
1.
Pembentukan;
para kader mencari dan membentuk anggota-anggotanya untuk membentuk organisasi
yang baru.
2.
Penjagaan;
setelah dibentuk menjadi karakter yang baik kemudian di jaga agar tidak
menghilang tanpa kabar
3.
Peningkatan
Kualitas; kualitas para kader ditingkatkan supaya dapat bermanfaat bagi orang
sekelilingnya.
4.
Pewarisan; para
kader yang sudah siap akan mewariskan pengalaman yang sudah dilalui kepada
kader selanjutnya untuk membentuk kembali kader yang baru.
Selain itu, ada Fungsi dari kaderisasi itu sendiri yaitu pewarisan Nilai ( jujur, terbuka, dan saling menghargai), penjamin keberlangsungan organisasi dan sarana belajar bagi anggota. Mengapa kaderisasi itu penting dalam organisasi? Karena kaderisasi merupakan bagian yang menciptakan dan menjaga kader yang akan melanjutkan perjuangan. Kaderisasi dapat dikatakan berhasil jika dapat merekrut dan mengajak yang lain. Pengkaderan dapat diawali dari PKMP, PKMF, dan PKMU. Selain itu, Pengkaderan di BEM UNJ sendiri terdapat
·
PAM (Pelatihan
Advokasi Mahasiswa),
·
SAC( Social
Adventure Camp),
·
TER (Diklit BEM
UNJ).
Pastinya dalam melakukan sesuatu terdapat tantangan
begitu pula dengan kaderisasi, biasanya tantangan tersebut dapat muncul dari
individu itu sendiri seperti komunikasi yang kurang baik, sedang mengejar
skripsi, menjadi tulang punggung keluarga dan kader itu sendiri tidak tertarik
dengan agenda-agenda kaderisasi. Dalam kaderisasi kita dituntu untuk berpikir
dewasa dan untuk menyelesaikan permasalahan yang ada disekitar kita walaupun
masalah kita sendiri belum terselesaikan. Kaderisasi yang efektif dan ideal
memiliki konsep yang terencana, waktu yang teragendakan, dan memiliki input dan
output yang jelas. Yang paling berkesan untuk saya dari materi ini yaitu prinsip kaderisasi yaitu mendengarkan
atau letakkan dihati dulu baru bertindak karena tidak banyak orang yang hanya
dapat mendengarkan sesuatu tanpa berkomentar. Sebelum mengakhiri field report
PKMF 2019 ini, Ada Quotes tentang
kaderisasi;
1.
Disaat orang
lain meminta, engkau memberi
2.
Disaat orang
lain menyalahkan, engkau memaafkan
3.
Disaat orang
lain saling menyakiti, engkau menebar kasih saying
4.
Disaat orang
lain mengucilkan kekurangan, engkau justru menutup telinga
Demikian yang dapat
saya ceritakan mengenai briefing dan PKMF 1, kurang lebihnya mohon maaf karena
kesempurnaan hanya milik Allah dan kekurangan datangnya dari saya pribadi.
Hidup Mahasiswa!!!
Hidup Rakyat Indonesia!!!
#PKMFMIPA2019
#FMIPAMelesat
#IntegritasTanpaBatas
Wassalamu’alaikum
Wr. Wb.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar